Apa yang perlu kita ketahui tentang diabetes melitus tipe 2 ?

Kekinian banyak orang terdiagnosa penyakit diabetes melitus. Rasanya sudah tidak aneh lagi kalau mendengar nama penyakit ini. Dari pelosok desa nun jauh disana sampai sudut-sudut perkotaan hampir semua orang sedikitnya paham apa itu diabetes. Kencing manis kan ? Memang sih garis besarnya seperti itu, tapi kalau kita mau lebih dalam lagi mempelajari seluk beluk penyakit ini, ternyata tidak sesederhana itu temans….:) Ternyata ada jenis-jenis diabetes melitus ini yaitu diabetes melitus tipe 1, diabetes melitus tipe 2, ada juga diabetes melitus gestational.

Bolehlah sedikt kita bahas lebih jauh apa itu sebenarnya diabetes melitus. Diabetes adalah suatu kondisi kelainan metabolis dimana pada dasarnya adalah kenaikan kadar gula dalam darah. Hal ini disebabkan oleh dua faktor utama yaitu :

  • Kurangnya jumlah insulin
  • Jumlah insulin cukup, tetapi tidak dapat diolah secara optimal oleh tubuh

Untuk point pertama itulah yang disebut jenis diabetes melitus tipe 1. Dan point kedua dinamakan diabetes melitus tipe 2. Jenis yang kedua inilah yang paling banyak dialami orang sehingga presentasenya mencapai hampir 95% dari seluruh penderita diabetes melitus ini.

Gejala diabetes melitus tipe 2

  • Sering buang air kecil
  • Sering merasa haus berlebihan
  • Sering merasa lapar – ini yang menyebabkan tubuh agak melebar… 🙂
  • Sering merasa lelah dan lemah
  • Pandangan kabur
  • Sulit konsentrasi

Apabila anda mulai merasakan gejala tersebut mintalah petunjuk dokter, dimana disana mungkin dokter menyarankan untuk melakukan beberapa tes hal ini untuk menunjang diagnosa apa yang akan ditegakkan, sehingga pengobatannya pun sesuai dengan apa sebenarnya diagnosa penyakit tersebut.

Pengobatan dan prawatan diabetes melitus tipe 2

Diabetes melitus adalah penyakit hormonal sehingga tidak dapat diobati. Waduh….gimana dong ….??? Tenang dulu, semakin dini diketahui jenis penyakitnya semakin mudah cara mengontrolnya. Begitupun dengan diabetes melitus ini, semakin awal ditemui semakin mudah cara menanganinya. Memang pada dasarnya untuk hampir semua penyakit hormonal tidak dapat disembuhkan total, tetapi dapat dikontrol dan ditekan tingkat keparahannya sehingga penderita tetap dapat menikmati hidup layaknya orang sehat walafiat.

  • Pola hidup sehat, dimulai dari diet sehat yang dianjurkan oleh ahli gizi, jenis olah raga apa yang aman dilakukan, ga semua jenis olah raga bisa dilakukan lho…biasanya  jalan kaki, jogging atau bersepeda santai cocok untuk menjaga stamina pada penderita diabetes melitus
  • Seandainya dokter sudah memutuskan pengobatan yang dilakukan, maka kita harus disiplin umtuk tetap menjalaninya, beberapa macam obat dapat diberikan baik lewat makanan maupun suntikan

Baik yang sudah terkena diabetes ataupun yang belum yuk dari sekarang kita jalani pola hidup sehat.

Mengenal Jantung Koroner dan Pecegahannya

1. Pengertian Jantung Koroner

Penyakit jantung koroner ialah suatu gangguan jantung dan pembuluh darah (kardiovaskuler) yang ditandai dengan penyumbatan aliran darah dampak suatu zat lilin, yang terdiri dari kolesterol dan tabungan lemak lainnya dan terbentuk pada arteri koroner (plak).

Data di Amerika menyatakan penyakit ini membunuh lebih dari 370.000 orang setiap tahun. Ada sejumlah hal yang berhubungan dengan penyakit jantung ini. Faktor-faktor yang mempunyai resiko sebagai penyebab penyakit jantung iskemik contohnya kadar kolesterol yang tinggi, merokok, dan diabetes mellitus.

Beberapa riset lebih lanjut mengungkapkan hal genetik dan keturunan sebagai hal potensial beda yang mengakibatkan timbulnya penyakit jantung ini.

Penyakit jantung koroner bisa terjadi pada seluruh orang, tetapi sejumlah orang mempunyai resiko lebih tinggi misalnya :

  • Berat badan berlebih atau obesitas,
  • Tekanan darah tinggi dan kolesterol,
  • Usia antara 45 dan 55 tahun,
  • Jenis kelamin laki-laki lebih berisiko,
  • Merokok termasuk pengisap rokok pasif,
  • Kegiatan jasmani yang kurang,
  • Keturunan dari keluarga,
  • Diabetes,
  • Pola santap yang tidak sehat.

Gejala utama yang bisa dipahami untuk jantung koroner, antara lain Angina yaitu perasaan dada tidak enak serta nyeri, gangguan pencernaan, denyut jantung tidak teratur, sesak nafas diakibatkan penumpukan cairan karena dari paru-paru, nyeri di punggung, lengan, atau bahu, dan gagal jantung.

2. Ragam Pengobatan yang Bisa Dijalani oleh Pasien.

Pengobatan bisa dilakukan oleh pasien penyakit jantung  walaupun ada beberapa perubahan dan kegiatan medis yang harus dijalani, contohnya:

1. Perubahan Gaya Hidup. Perbanyak makan makanan 4 sehat 5 sempurna yaitu sayuran atau buah-buahan. Makanan tersebut berserat baik bagi tubuh dan mudah dicerna untuk kemudian dialirkan ke peredaran darah.

Hindari makanan kayak lemak jenuh karena dapat menyebabkan kadar kolesterol tinggi, yang merupakan komponen utama dalam berkontribusi terhadap penyusutan arteri jantung.

2. Obat-obatan seperti aspirin yang mencairkan darah dan mengurangi bisa jadi gumpalan darah terbentuk pada ujung arteri jantung menyempit, maka dari tersebut mengurangi resiko serangan jantung.

Obat-obatan lain bisa berupa Beta-bloker untuk meminimalisir detak jantung dan tekanan darah, sampai-sampai menurunkan fenomena angina serta melindungi jantung.

3. Operasi juga perlu dilakukan apabila kedua saran di atas sudah sulit untuk dilakukan.

Apakah Anak Autis Bisa Kembali Normal ?

Autisme dikenal sebagai salah satu gangguan otak yang membatasi kemampuan berinteraksi. Maka dari itu, penderita autis cenderung ‘menarik diri’ dari lingkungannya. Mereka juga terlihat tidak peduli dengan sekitarnya.

Gejala-gejala yang nampak pada penderita autis membuatnya nampak tidak normal. Kini, yang menjadi pertanyaan adalah, apakah anak autis bisa kembali normal? Hingga kini, belum ada obat maupun metode pasti yang dapat menyembuhkan anak autis dan membuatnya menjadi normal.

Dengan kata lain, mereka akan tetap didiagnosa autis sepanjang hidupnya. Namun, para ahli dan peneliti dari berbagai negara masih terus berusaha untuk menemukan metode dan pengobatan agar penderita autisme bisa sembuh sepenuhnya. Namun, hal ini tentu akan memakan waktu yang tidak sebentar.

Meski tidak bisa disembuhkan secara total, ada perawatan yang dapat meminimalisir dampak autisme. Jika melakukan perawatan dengan benar, anak autis akan bisa menyesuaikan dirinya. Mereka juga akan mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Bahkan, bukan tidak mungkin bagi mereka untuk menjadi lebih mandiri dari sebelumnya.

Perawatan Bagi Anak Autis

Gejala autisme pada anak dapat ditangani melalui pemberian obat-obatan. Selain itu, terdapat juga beberapa terapi yang dapat membuat otak lebih berfungsi optimal. Biasanya, dokter akan mengajukan beberapa jenis terapi yang dinilai sesuai dan dibutuhkan oleh sang anak.

Terapi tersebut bisa berbeda-beda antara satu anak dengan anak lainnya. Jenis terapi yang disarankan akan disesuaikan dengan tingkat autisme yang diderita. Sebagai contoh, ada anak yang harus melakukan terapi wicara dan terapi okupasi secara rutin.

Namun, ada juga anak yang hanya memerlukan dukungan dari orang tua di rumah. Namun, yang perlu digaris bawahi ialah anak autis sama seperti anak-anak lainnya. Mereka dapat terkena penyakit ataupun terluka. Jadi, pastikan untuk tetap memeriksa mereka ke dokter secara rutin.

Vitabrain: Suplemen Otak yang Menyokong Pertumbuhan Anak Autis

Selain melalui terapi dan obat-obatan, penangganan autisme juga bisa dilakukan melalui suplemen makanan. Suplemen tersebut tidak lain ialah vitamin otak yang bisa membantu pemulihan syaraf anak. Konsumsi vitamin otak secara rutin akan memberikan dampak positif yang signifikan. Anak akan lebih mudah untuk fokus dan bisa beraktivitas dengan lebih teratur.

Salah satu contoh vitamin otak terpercaya ialah vitabrain. Vitamin ini mengandung bahan-bahan alami sehingga aman dikonsumsi anak.

 

DISEKSI AORTA

Gangguan Aorta ini adalah kondisi dimana lapisan dalam dinding aorta sobek, terpisah dari lapisan tengah dinding aorta.

KESEHATAN – Aorta merupakan arteri terbesar dalam tubuh manusia yang terletak di organ vital tubuh manusia, Jantung. Arteri ini berperan sangat besar dalam kehidupan, sebab ia berfungsi untuk mengalirkan darah yang mengandung oksigen dari jantung ke seluruh tubuh. Jadi, aorta berfungsi sangat besar untuk kelangsungan kerja organ vital lainnya.

Robekan yang terjadi di aorta membuat darah bocor dan mengalir melalui robekan tersebut, dan membuat lapisan di dalam aorta terpisah dari lapisan luar dan membentuk saluran lainnya pada dinding aorta.

Penyakit ini banyak dialami oleh pria dengan rentang usia sekitar 60-70 tahun. Sebagian besar penderita memiliki penyakit hipertensi sebelumnya. Namun masih banyak faktor yang dapat mendukung terjadinya diseksi aorta.

GEJALA DISEKSI AORTA

Gejala diseksi aorta memiliki gejala lain;

  • Pingsan
  • Sesak napas
  • Sulit berbicara
  • Denyut nadi lemah
  • Berkeringat secara berlebihan
  • Nyeri bagian punggung atas. Muncul secara mendadak dan sangat sakit yang hebar seperti tertusuk di dada.
  • Nyeri di bagian perut, tiba-tiba terjadi jika ini terjadi pada arteri yang mengalirkan darah ke usus.

PENYEBAB DISEKSI AORTA

Untuk mendeteksi penyakit ini sangat susah, karena menunjukan gejala yang mirip dengan penyakit lainnya. Jika mendengarkan suara jantung yang abnormal/ terjadi perbedaan tekanan darah, dokter boleh mencurigai adanya gangguan diseksi aorta.

Selain itu, pemeriksaan juga diperlukan untuk memastikan diagnosis tersebut misalnya dengan Merontgen dada pasien, untuk melihat apakah aorta melebar. CT Scan pada jantung aorta, dan lainnya agar terlihat lebih jelas. MRA, alat ini menggunakan magnet untuk menghasilkan gambar dan citra dari pembuluh darah.

BAGAIMANA CARA MENGOBATI DISEKSI AORTA?

Penyakit satu ini tergolong sangat berbahaya, karena dapat menyebabkan kematian setelah beberapa jam terjadi, kondisi ini sangat memerlukan penanganan medis yang cepat dan tepat.

Untuk kasus tertentu, pasien akan diberi obat-obatan melalui intravena. Pemberian ini untuk mengurangi detak jantung dan tekanan darah (mengurangi penyebaran Diseksi Aorta). Selain pemberian obat, dokter menganjurkan operasi darurat jika kondisi diseksi berada di sekitar aorta apalagi jantung.

Demikian merupakan penjelasan mengenai diseksi aorta.

jantung bocor, tanda tanda penyakit jantung, penyebab penyakit jantung, gejala serangan jantung, jantung lemah, gejala jantung koroner, katup jantung, lemah jantung

Mengenal Bagian Jantung & Fungsi

Jantung adalah organ vital manusia, fungsinya adalah untuk memompa darah keseluruh tubuh. Organ Bagian Jantung terletak di antara Paru-paru dan memiliki besar sekitar 1 kepalan tangan manusia.

jantung bocor, tanda tanda penyakit jantung, penyebab penyakit jantung, gejala serangan jantung, jantung lemah, gejala jantung koroner, katup jantung, lemah jantung

jantung bocor, tanda tanda penyakit jantung, penyebab penyakit jantung, gejala serangan jantung, jantung lemah, gejala jantung koroner, katup jantung, lemah jantung

Beberapa Bagian Organ Jantung

  • Serambi; kanan, kiri.
  • Bilik; kanan, kiri.
  • Katup Jantung
  • Pembuluh; Vena, Kapiler, Arteri.

Setiap bagian dari jantung ini sendiri pasti memiliki fungsi yang berbeda, dalam artikel kali ini kita akan membahas tentang fungsi tiap Bagian dari Jantung. Mari kita simak penjelasan berikut;

  1. SERAMBI Jantung
    Dalam jantung, ada 2 serambi, yaitu Serambi kanan & Serambi kiri yang memiliki lapisan yang tipis untuk menampung darah. Fungsi mereka jelas berbeda satu sama lain. Serambi Kanan berfungsi untuk menerima darah kotor dari seluruh tubuh. Sedangkan Serambi Kiri berfungsi untuk menerima darah kotor dari paru-paru.
  2. BILIK Jantung
    Bilik pada jantung pun juga ada 2, bilik kanan & bilik kiri. Lapisan dari bilik sendiri lebih tebal daripada Serambi, karena bekerja lebih keras yaitu memompa darah. Fungsi dari Bilik Kanan adalah memompa darah yang kaya akan karbon dioksida ke paru-paru. Bilik Kiri berfungsi untuk memompa darah yang kaya akan Oksigen ke seluruh tubuh.
  3. KATUP jantung
    Jantung memiliki 4 katup yang mengalirkan darah 1 arah saja;
  • Katup Mitral = mengalirkan darah kaya akan Oksigen dari Serambi kiri ke Bilik kiri.
  • Katup Trikuspid = Mengatur darah antara serambi kanan dan bilik kanan.
  • Katup Aorta ( Arteri terbesar di Tubuh ) = membuka jalan untuk darah yang mengandung oksigen ke pembuluh darah
  • Katup Pulmonal = Mengalirkan darah dari bilik kanan ke arteri pulmonalis ( membawa darah ke paru-paru. )
  1. PEMBULUH DARAH Jantung
    Pada Jantung sendiri pembuluh dara ada 3 macam antara lain;
  • Vena = Membawa darah yang sedikit oksigen dari seluruh tubuh ke jantung.
  • Arteri = Membawa darah yang mengandung oksigen ke seluruh tubuh.
  • Kapiler = Tugas dari kapiler menghubungkan Arteri terkecil dengan Vena terkecil. Permukaannya sangat tipis dan kecil sehingga di kapiler memungkinkan terjadi pertukaran senyawa ( Karbon dioksida, oksigen, nutrisi, dan lainnya )

jantung bocor, tanda tanda penyakit jantung, penyebab penyakit jantung, gejala serangan jantung, jantung lemah, gejala jantung koroner, katup jantung, lemah jantung
Demikian merupakan beberapa Jenis dan manfaat dari bagian-bagian Jantung.