Inilah HP Acer Pertama yang Menggunakan Processor Buatan Intel

Inilah HP Acer Pertama yang Menggunakan Processor Buatan Intel

Teknorus – Intel yang terkenal di dunia komputer akhirnya turut terjun ke dunia telekomunikasi, bergandengan tangan dengan Acer untuk menghasilkan smartphone bernama Liquid C1. Merupakan smartphone pertama di dunia yang menggunakan prosesor Intel Atom, C1 bisa dikatakan sebagai pendobrak gerbang Intel untuk masuk ke dunia telekomunikasi. Bermaterialkan plastik, desain C1 tak jauh berbeda dengan smartphone yang hadir belakangan ini; persegi panjang dengan bagian sudut yang membulat. Namun menjadi terlihat kokoh dan menarik berkat aksentuasi logam di sekeliling bezel-nya.

 

Casing bagian belakangnya bertekstur sehingga Anda akan tetap merasa nyaman dan mantap ketika menggenggam C1 yang berbobot 140 gr ini. Sementara bentangan layar seluas 4,3 incinya siap memanjakan mata Anda dalam menikmati aneka warna dan tampilan yang tajam serta detil. Tidak menggunakan metode hotswap, Anda diwajibkan melepas baterai terlebih dahulu jika ingin mengakses slot microSD dan kartu SIM. Tidak sulit untuk membuka bagian ini namun merepotkan, menurut kami. Untuk antarmuka, C1 yang menggunakan sistem operasi Android 4.0 Ice Cream Sandwich tak mendapatkan upaya khusus dari Acer sehingga Anda hanya akan mendapat antarmuka asli Android. Standar dan menjadikannya tak berbeda dari smartphone keluaran vendor lain yang juga tidak memberikan sentuhan spesial pada antarmukanya.

 

Sentuhan pertama Intel pada prosesor smartphone yang dihadirkan pada C1 ini berbentuk prosesor Intel Atom 1,2 GHz Z2420 dengan teknologi Hyperthreading. Hasilnya Anda akan menikmati pengalaman mulus tanpa lag saat menavigasikan dan mengoperasikan ponsel cerdas ini. Dan itu terjadi berkat kemampuan prosesor yang meski secara fsik hanya berupa single core namun secara teknis mampu bekerja layaknya dual core berkat logical core yang diusungnya. Hanya saja, pada saat pengujian menggunakan game Vector, adegan dan gerakan pada game tersebut melambat dan itu sangat mengganggu. Diklaim sebagai smartphone entry-level, Acer melengkapi C1 dengan kamera beresolusi 8 MP. Namun foto yang dihasilkan tidak dapat dikatakan istimewa, dengan warna yang cenderung pucat dan noise yang mengganggu. Pada mode perekam video, C1 mampu mengabadikan momen dalam resolusi full HD. Sementara untuk performa baterai, C1 mampu bertahan selama 318 menit dalam pengujian yang melibatkan pemutaran video secara intensif dengan tingkat kecerahan dan volume 100%, disertai penarikan news feed via email dan Twitter. Meski mengusung nama besar Intel, nyatanya Acer Liquid C1 tampil kurang istimewa di beberapa sisi. Namun harga yang hanya Rp. 2.800.000, dan terlebih ini merupakan smartphone dengan prosesor Intel pertama rasanya sedikit kelemahan itu bisa sedikit diabaikan. dengan smartphone yang hadir belakangan ini; persegi panjang dengan bagian sudut yang membulat.

 

Namun menjadi terlihat kokoh dan menarik berkat aksentuasi logam di sekeliling bezel-nya. Casing bagian belakangnya bertekstur sehingga Anda akan tetap merasa nyaman dan mantap ketika menggenggam C1 yang berbobot 140 gr ini. Sementara bentangan layar seluas 4,3 incinya siap memanjakan mata Anda dalam menikmati aneka warna dan tampilan yang tajam serta detil. Tidak menggunakan metode hotswap, Anda diwajibkan melepas baterai terlebih dahulu jika ingin mengakses slot microSD dan kartu SIM. Tidak sulit untuk membuka bagian ini namun merepotkan, menurut kami.

Pahami 3 Jarak Lemparan Proyektor Untuk Hasil Gambar Sesuai

Pahami 3 Jarak Lemparan Proyektor Untuk Hasil Gambar Sesuai

Smilesmultimedia – Tahukah Anda jika penempatan proyektor dan ukuran dari gambar itu berpengaruh besar terhadap konfigurasi ruangan?. Bagaimana pun, Anda membutuhkan tampilan gambar yang jelas saat memantulkan cahaya gambar dari proyektor pada suau layar dengan jarak jauh atau jarak yang cukup dekat.

Tujuan dari pemakaian proyektor memang untuk memudahkan audience mengenali informasi yang coba disampaikan oleh narasumber, namun bila proyektor yang digunakan tidak mampu menampilkan gambar yang sesuai, bisa berarti bila Anda tidak tahu bagaimana cara menempatkan proyektor tersebut, karena masing-masing proyektor memiliki kemampuannya sendiri untuk menghasilkan gambar proyeksi yang bagus atau tidak dengan kapasitas ruangan kecil atau besar. Pertimbangkan selalu jarak proyeksi dari proyektor dengan fitur yang terdapat dalam proyektor sehingga fleksibilitas penempatan tidak terganggu. Berikut ini beberapa jarak proyeksi yang perlu Anda tahu:

Long Throw

Pengaturan ini akan memberikan gambar yang sangat besar, karena jenis lemparan ini biasanya dipantulkan oleh proyektor yang sengaja di pasang di tengah di dalam ruangan besar. Pengaturan seperti ini akan Anda lihat saat Anda mengunjungi acara seminar atau acara lainnya dengan kapasitas ruangan besar di mana mampu menampung banyak orang.

Short Throw

Pengaturan ini menghasilkan gambar besar sambil mengurangi masuknya bayangan dan glare, jenis lemparan ini akan Anda dapakan jika Anda memasang proyektor tepat di dekat dinding atau bahkan di dindingnya. Seseorang yang ingin menggunakan lemparan tipe ini, akan mengambil jarak 3-8 kaki dari layar ke proyektor jadi gambar yang akan ditampilkan bisa terlihat bagus dan jernih.

Ultra-Short Throw

Jenis lemparan ini hampir sama dengan short throw, di mana akan menghilangkan masuknya celah bayangan dan glare, proyektor juga sengaja di tempatkan di dekat dinding atau di meja yang diarahkan ke bawah. Proyektor ini biasanya digunakan di ruangan dengan kapasitas audience yang sedikit, karena harus ditempatkan pada jarak 0-4 kaki bila ingin menampilkan gambar yang jernih dengan kualitas suara yang bagus.

Sebagai rekomendasi, Anda bisa memilih salah satu LCD proyektor dengan kaulitas jarak lemparan yang sudah disesuaikan dengan kebutuhan.