Apa Maksud Imunoterapi?

Imunoterapi adalah sebuah metode penyembuhan untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh (imun) guna melawan sel-sel berbahaya dan juga berbagai penyakit. Pengobatan ini sudah masuk dalam tahapan analisis dan juga penerapan secara terbatas pada 2004-2006 di Amerika. Tiga tahun kemudian, pengobatan ini mulai dijual di pasaran. Food and Drug Administration (FDA) atau Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat mulai membuat kategori imunoterapi sebagai pengobatan pada Desember 2015. Sementara, di Indonesia baru dapat diakses pada Agustus 2016 dengan akses eksklusif yang diserahkan Kementerian Kesehatan.

Definisi Imunoterapi

Secara sederhana, imunoterapi dapat dikatakan penyembuhan kanker denganteknik meningkatkan imunitas pada pasien. Walaupun pada tadinya pengobatan dengan cara ini pernah dirasakan remeh dan dijadikan melulu sebagai alternatif. Namun, sekarang FDA justeru sudah menyetujuinya sebagaipenyembuhan lini kesatu. Imunoterapi bekerja dengan menangkal interaksi antara sel T kepunyaan sistem imun dan tumor. Saat tumor dan sel T berinteraksi, suatu protein di tumor yang dinamakan PDL1 berhasil mematikan sel T sampai-sampai sistem imun tidak lagi mengenali dan memusnahkannya. Sejatinya, sel imun dalam tubuh telah terprogram guna membunuh sel kanker. Namun, sel-sel kanker pun membuat zat-zat guna melemahkan respons imun denganteknik mengubah format sehingga susah dikenali sel T. Melalui imunoterapi, interaksi ini dapat diblok sampai-sampai sel T dapat mendeteksi danmemberantas sel-sel kanker.

Adakah Efek Samping untuk Imunoterapi?

Hasil percobaan mengindikasikan bahwa efek samping dari imunoterapi melewati ini tidaklah seberat yang dialami oleh pasien yang menjalani kemoterapi. Seperti yang anda tahu, kemoterapi menyerahkan efek samping yang dapat mengganggu kehidupan sehar-hari. Hal berikut yang menciptakan pendapat bahwa kemoterapi lumayan dihindari. Pemberian pembrolizumab bisa memperpanjang kualitas hidup pasien kanker paru 2-4 bulan dikomparasikan dengan kemoterapi. Jika dengan kemoterapi pasiendapat bertahan 6-9 bulan lamanya, maka dengan imunorterapi pasien dapat bertahan 10-12 bulan.  Adanya cara baru untuk menambah harapan hidup semua penderita kanker paru bukan berarti ancaman kanker baru telah berlalu. Untuk mereka yang masih aktif merokok, telah sepatutnya beranggapan ulang supaya tak menjadi pasien pengidap kanker paru.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *